Bocah Berusia 20 Bulan, Buar Air Kecil Lewat Selang

BOCAH BERUSIA 20 BULAN BERNASIB MALANG

Cianjur, Malang benar nasib bocah berusia 20 bulan, anak penjual bantal, warga Kampung Cimenteng, Kelurahan Muka, Cianjur, Jawa Barat ini.

Akibat ekonomi orangtuanya yang pas-pasan, Irfan Rivaldi harus menanggung pedih perih setiap buang air kecil.

“Kami tak punya biaya untuk membawanya ke dokter,” kata Hendra Sutisna (31) ayah Irfan, Jumat.

Bocah itu terpaksa buang air kecil melalui selang yang dipasang mantri desa pada kemaluannya karena saluran air kencingnya mengalami penyumbatan.
Tiga bulan yang lalu, akibat tersumbatnya saluran kencing, bocah itu kerap menangis meraung-raung menahan sakit, ketika hendak buang air.
Bahkan air kencing yang biasa keluar seperti biasa, berubah menjadi tetesan darah dan lama kelamaan tetesan darah tersebut menjadi banyak.
“Ketika itulah, saya membawa anak saya ke matri desa yang menyarankan agar anak saya itu, disunat, karena ada kulup yang menghalangi saluran kencingnya,” tutur Hendra.

Setelah disunat, kata dia, kencing darah anaknya berhenti, namun hanya beberapa waktu. Setelah itu kembali, mengeluarkan darah setiap buang air kecil.

Dia pun pun kembali membawa anaknya itu, ke mantri desa yang sama dan kali ini, dipasangi selang di dalam lubang kemaluannya oleh mantri.

“Alhamdulillah setelah dipasangi selang, setiap kencing dia tidak menjerit lagi, tapi sekarang ini badannya sering meriang,” katanya.

Namun pemasangan selang itu, membuat Irfan lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam rumah karena jika bermain selang di kemaluannya acap kali lepas.

“Kalau dipasang kembali, dia suka menangis menjerit-jerit, mungkin saking sakitnya,” ujar sang ayah dengan nada miris.

Saat ini Hendra hanya bisa berharap, dapat membawa anaknya itu, ke dokter spesialis atau ke rumah sakit, untuk mengetahui penyakit apa yang diderita anak keduanya itu.

“Saya tidak punya biaya sepeserpun untuk membawa anak kami itu ke dokter spesialis atau rumah sakit. Harapan kami ada dermawan yang bersedia membantu masalah kami ini,” kata ayah yang sehari-hari berjualan perangkat tidur itu.***3***(ANTARA)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s