Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Gelontorkan 1,6 M Untuk Masjid Raya Bekasi

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, akan memberikan dana sebesar Rp 1,6 miliar kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Anggaran tersebut bertujuan untuk membantu penyelesaian pembangunan Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi. “Anggaran tersebut akan dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2011 mendatang,” janji Heryawan saat melakukan taraweh keliling di Masjid Agung Al Barkah, Bekasi, Jumat (2/9) malam.

Ia berharap, pengembangan masjid dapat merangkul generasi muda. Sehingga, lanjutnya, dapat menjadi pusat pembinaan dan pembangunan karakter umat Islam.

Ia juga mendorong kepada seluruh umat beragama, khususnya di Jawa Barat untuk senantiasa menjaga kerukunan kehidupan antar sesama. Menonjolkan kesamaan dan kebersamaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan adalah jauh lebih bermanfaat dibanding harus menonjolkan kehendak masing-masing kelompok. “Semua pihak harus menjunjung tinggi kesepakatan dan aturan yang berlaku dalam menyelesaikan suatu masalah,” tegas Heryawan.

Menurutnya, kehidupan beragama dan hubungan antar umat beragama harus diperkuat dengan jalinan semangat persatuan dan kebersamaan. Apalagi semua hal yang terkait dengan persoalan keagamaan sudah diatur jelas dalam norma hukum yang berlaku di Indonesia.

Pembangunan di Jawa Barat, tambahnya, menuntut partisipasi semua elemen masyarakat. Karena sejatinya keberhasilan mewujudkan Jawa Barat yang mandiri dinamis dan sejahtera merupakan tanggungjawab seluruh warga.”Untuk itu marilah saling menjaga harmoni kerukunan antar umat beragama agar senantiasa kondusif,” ucapnya.

Islam merupakan agama yang memberikan rahmat bagi seluruh alam. Sehingga dalam pelaksanaan kehidupannya, umat Islam senantiasa mengedepankan rasa damai dan tenteram bagi lingkungannya.

Bila ada persoalan yang muncul, ada baiknya, ujar Heryawan, dengan dibantu pejabat pemerintah terkait, para tokoh agama segera melaksanakan fungsinya sebagai pengayom dan penjaga harmoni kehidupan.”Jadi tidak perlu ada konflik antargolongan masyarakat,” imbuhnya. (republika)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s