Apakah Bangsa ini memang sedang sakit?

berawal dari masalah pribadi yang kemudian menjadi besar karena terbunuhnya salah seorang warga yang katanya merupakan tokoh masyarakat, maka terjadilah pertikaian antar suku di Tarakan Kalimantan yang mengakibatkan melayangnya nyawa dan hancurnya rumah penduduk.

masalah yang dihadapi bangsa ini begitu kompleks, dan salah satu penyebabnya bisa karena tingkat kesejahteraan masyarakat yang masih rendah. jadi ketika ada sebuah masalah muncul, masyarakat kita lebih cenderung mengedepankan emosi ketimbang jalur diplomasi. ini terjadi hampir di semua kalangan …

sebelumnya konflik tarakan ada konflik buol, dimana masyarakat dengan Polisi head to head. Polisi maupun masyarakat sama bar-barnya dalam menyelesaikan masalah :

Kronologi Bentrokan di Buol Versi Kontras

Namun penyelesaian semua konflik yang ada di negeri ini semua kembali pada kebijakan Eksekutif di negeri ini … harusnya Pemerintah bijak dalam menyelesaikan setiap kasus yang terjadi termasuk masalah terorisme. jika memang ada pelaku terorisme seharusnya ditangani dengan cermat tanpa membabi buta dan tidak cenderung menjadikan umat islam sebagai objek tertuduh.

jika kita melihat pengalaman di Pakistan, ketika pemerintah disana memerangi gerilyawan secara represif karena desakan Amerika maka gerakan pemberontakan itu bukannya berkurang malah tambah membuat Pakistan terpuruk karena gejolak perlawanan gerilyawan itu makin tak terkendali. Ditambah dengan banjir … semakin kompleks-lah masalah pakistan !!!

Apakah Indonesia ingin mencontoh Pakistan dan berakhir dengan pertikaian antara pemerintah dengan rakyatnya sendiri ???

padahal jika melihat kasus ribut di depan pengadilan negeri jakarta selatan, masa yang bertikai menggunakan senjata api dan saya lihat ada yang pake baju bergambar bendera papua merdeka. tapi kenapa mereka tidak disebut teroris ??? dan Kapolres Jaksel pun hanya mengelurkan statement agar pelaku keributan itu menyerahkan diri. padahal kalo seperti yang baru2 terjadi di sumatera utara, tertuduh pelaku terorisme “dijemput paksa” oleh Densus 88 pas lagi sholat jum’at tanpa tedeng eling !!!

jika semua masalah di negeri ini ditutupi dengan propaganda perang melawan terorisme … apakah semua masalah selain terorisme akan hilang dengan sendirinya? Kami pribadi berpendapat mengatakan itu mustahil !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s