Laporan TKW Bermasalah Asal Cianjur Terus Bertambah

Laporan tentang nasib Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Cianjur yang mengalami masalah saat bekerja di luar negeri jumlahnya terus bertambah. Malahan dari pengaduan yang masuk ke Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Kabupaten Cianjur TKW yang mengalami masalah saat ini tercatat sebanyak 210 orang.

“Jumlah pengaduan yang masuk baik dari TKW yang menghadapi masalah maupun keluarganya cukup banyak. Persoalannya beragam seperti hilang kontak, gaji yang tidak dibayarkan, di-PHK secara sepihak, hingga tindak kekerasan oleh majikannya,” kata Ketua DPK SBMI Cianjur, Wawas Kosasih, Kamis (30/12).

Dia juga mengungkapkan, dari berita acara pengaduan di Terminal III Bandara Soekarno Hatta Jakarta, antara Januari 2010 sampai Agustus 2010 ada sekitar 600 orang TKW asal Cianjur menyampaikan pengaduan tentang masalah yang mereka hadapi.

Apabila melihat kondisi tersebut, tentunya harus ada upaya mengantisipasi agar berbagai masalah yang menimpa TKW tidak terulang lagi. Namun untuk mengetahui jumlah warga Cianjur yang berangkat menjadi TKW di berbagai negara cukup sulit. Sebab dinas teknis terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur tidak mempunyai database secara keseluruhan, hanya sebagian kecil warga yang berangkat melapor ke dinas terkait.

“Data yang ada di dinas ada, cuma hanya sebagian kecil saja. Soalnya yang berangkat tanpa melapor ke dinas terkait atau aparat desa jauh lebih banyak,” ujarnya.

Dijelaskan Wawas, berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) Tenaga Kerja dan Transmigrasi, pihak pemerintah daerah melalui Dinas Tenaga kerja di tingkat kabupaten/kota seharusnya bisa mengetahui setiap penjanjian kontrak yang dilakukan TKW/TKI dengan perusahaan yang memberangkatkannya.

Selain itu, pihaknya berharap pemerintah harus bisa memberikan informasi dan pengertian secara utuh tentang berbagai aturan ketenagakerjaan, maupun kondisi yang akan dihadapi selama bekerja. Demikian pula dengan aturan pemberangkatan bisa lebih diperketat. Dengan cara itu diharapkan, hanya calon TKW yang betul betul siap bisa berangkat. (pikiran-rakyat.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s